Di era produk digital serbacepat, seorang desainer UI/UX dituntut tidak hanya jago membuat visual Figma yang menawan, melainkan juga harus andal dalam riset perilaku pengguna, menyusun logika user flow, hingga menulis microcopy (UX writing) yang intuitif. Claude Pro hadir sebagai asisten arsitektur informasi dan riset UX kolaboratif Anda. Simpan dan terapkan 10 prompt Claude Pro premium berikut untuk mempercepat riset dan dokumentasi desain Anda.

1. Prompt Pemetaan Langkah User Flow (User Flow Mapping)

Use case: Memetakan langkah-langkah logis yang dilalui pengguna dari awal hingga mencapai tujuan akhir di aplikasi.

Bantu saya memetakan langkah-demi-langkah (User Flow) untuk fitur [NAMA FITUR, misal: berlangganan paket keanggaraan premium di aplikasi e-learning].

User Flow harus merinci:
1. Entry Point (titik masuk user).
2. Langkah interaksi utama halaman demi halaman.
3. Cabang Keputusan (Decision Nodes): apa yang terjadi jika pembayaran sukses, gagal, pending, atau user menekan tombol batal.
4. Kondisi Sukses Akhir (Success State).
5. Rekomendasikan penempatan micro-interactions penting untuk mengurangi gesekan (friction) drop-off user.

2. Prompt Penyusunan Struktur Design System Tokens

Use case: Merancang tata nama dan hierarki variabel warna, ukuran, dan tipografi dalam JSON design tokens.

Buatkan struktur hierarki variabel JSON Design Tokens untuk skema warna (Color System) sebuah brand bertema [TEMA/NADA BRAND, misal: ramah lingkungan, warna dominan hijau hutan dan cokelat pasir].

Pastikan memisahkan kategori:
1. Global/Primitive Tokens (nilai warna HEX murni).
2. Alias/Semantic Tokens (primary, secondary, success, error, warning, background, surface).
3. Component Tokens (untuk button-primary-bg, input-border-default, dll).

3. Prompt UX Writing & Microcopy Generator

Use case: Menulis teks instruksi, error messages, atau label tombol di dalam produk yang jelas dan ramah.

Buatkan 3 alternatif teks microcopy untuk komponen aplikasi berikut:
Komponen: [NAMA KOMPONEN, misal: modal dialog konfirmasi sebelum menghapus akun secara permanen].

Alternatif tulisan wajib memuat:
- Opsi 1: Ramah & Menenangkan (fokus pada kenyamanan user).
- Opsi 2: Kasual & Cepat (to-the-point).
- Opsi 3: Berorientasi Solusi (menjelaskan dampak penghapusan dan cara membatalkannya).

Tiap opsi harus menyertakan Header Modal, Teks Deskripsi Singkat, Label Tombol Konfirmasi (Danger Button), dan Tombol Batal.

4. Prompt Checklist Evaluasi Heuristik (Heuristic Evaluation)

Use case: Meninjau draf desain antarmuka berdasarkan 10 Prinsip Usability Jakob Nielsen sebelum diuji ke pengguna.

Saya memiliki rancangan antarmuka untuk halaman [NAMA HALAMAN, misal: keranjang belanja e-commerce].

Bantu saya melakukan audit kelayakan dengan membuat daftar checklist evaluasi kegunaan berdasarkan prinsip:
1. Visibilitas status sistem.
2. Kecocokan antara sistem dan dunia nyata.
3. Kontrol pengguna dan kebebasan.
4. Konsistensi dan standar.
5. Pencegahan kesalahan (error prevention).

Berikan pertanyaan kritis spesifik yang harus saya tanyakan saat meninjau wireframe halaman ini.

5. Prompt Kuesioner Riset Riset Pengguna (User Research Survey)

Use case: Membuat daftar pertanyaan kuantitatif dan kualitatif untuk disebar ke calon penguji kegunaan.

Saya sedang mempersiapkan riset pengguna untuk menguji kegunaan aplikasi [JENIS APLIKASI].

Buatkan draf kuesioner survei pra-tes yang mencakup:
1. 3 pertanyaan demografi dan latar belakang kebiasaan teknologi mereka.
2. 5 pertanyaan skala Likert (1-5) terkait kepuasan mereka terhadap solusi alternatif saat ini.
3. 2 pertanyaan terbuka untuk menggali rasa frustrasi terbesar mereka yang belum terpecahkan.
4. Kriteria penyaringan (screener) untuk menyeleksi 5 partisipan terbaik guna diundang ke sesi wawancara mendalam.

💡 Ingin Menulis UX Copy dan Riset Pengguna dengan Cepat?

Kapasitas Claude Pro membantu Anda menyusun draf kuesioner, empathy map, dan dokumentasi design system tokens secara instan. Aktifkan via Send Gift resmi.

Pesan via WhatsApp

6. Prompt Skenario Pengujian Kegunaan (Usability Testing Scenarios)

Use case: Menyusun instruksi tugas (tasks) yang realistis bagi pengguna saat sesi live testing.

Saya ingin melakukan Usability Testing terhadap prototipe Figma aplikasi [DESKRIPSI APLIKASI].

Buatkan 3 skenario tugas (tasks) yang bernada cerita alami untuk diinstruksikan kepada partisipan penguji:
- Skenario Tugas 1 (Mudah): Pendaftaran akun baru hingga masuk halaman beranda.
- Skenario Tugas 2 (Sedang): Menemukan produk bermutu tinggi, menambahkannya ke wishlist, dan membandingkannya.
- Skenario Tugas 3 (Kompleks): Mengubah metode pembayaran saat di halaman checkout dan menyelesaikan transaksi.

Sertakan catatan bagi fasilitator mengenai metrik keberhasilan tugas (success criteria) dan hal apa saja yang harus diobservasi secara visual.

7. Prompt Perancang Arsitektur Informasi & Peta Situs (Sitemap)

Use case: Mengatur pengelompokan menu navigasi website agar informasi mudah dicari oleh pengguna baru.

Saya sedang mendesain ulang arsitektur informasi untuk website portal [JENIS PORTAL, misal: portal asuransi kesehatan digital].

Bantu saya merancang struktur menu navigasi berjenjang (Sitemap):
1. Navigasi Utama (Header Navigation - Level 1).
2. Sub-menu Navigasi (Drop-down - Level 2).
3. Tata letak menu footer untuk halaman-halaman legal, bantuan, dan pendukung.
4. Rekomendasi pengelompokan konten menggunakan metode Card Sorting sederhana.

8. Prompt Pembedah Psikologi Pengguna (Empathy Mapping)

Use case: Memahami apa yang dirasakan, dipikirkan, dilihat, didengar, dikatakan, dan dilakukan pengguna terkait produk.

Buatkan draf Empathy Map untuk profil pengguna [PROFIL USER, misal: lansia usia 60+ tahun yang mencoba menggunakan aplikasi layanan antar obat online].

Petakan ke dalam kuadran:
1. Apa yang mereka PIKIRKAN & RASAKAN (Kecemasan, harapan)?
2. Apa yang mereka LIHAT (Tampilan layar HP, kompetitor)?
3. Apa yang mereka DENGAR (Saran anak, opini dokter)?
4. Apa yang mereka KATAKAN & LAKUKAN (Kebiasaan, ucapan di media sosial)?
5. Pain Points (Hambatan penglihatan/kognitif) & Gains (Kemudahan yang diharapkan).

9. Prompt Audit Aksesibilitas Desain (WCAG Guidelines)

Use case: Memastikan desain produk ramah bagi penyandang disabilitas (low-vision, motoric, color-blind).

Bantu saya melakukan audit aksesibilitas desain berdasarkan pedoman WCAG 2.1 Level AA untuk aplikasi seluler.

Berikan pedoman konkret mengenai:
1. Rasio kontras warna minimum untuk teks normal dan teks besar.
2. Ukuran minimum target sentuh (touch target size) tombol agar mudah ditekan oleh jempol tangan.
3. Cara merancang status fokus (focus states) tombol bagi pengguna yang menavigasi layar menggunakan keyboard pembaca layar (screen reader).

10. Prompt Penyusunan Panduan Serah Terima Desain (Design Handover Specification)

Use case: Membuat dokumentasi spesifikasi interaksi antarmuka agar dapat diterjemahkan developer dengan presisi.

Saya sedang bersiap melakukan handoff desain dari Figma ke tim front-end developer untuk halaman [NAMA HALAMAN].

Buatkan struktur dokumentasi serah terima (handoff spec) tertulis yang merinci:
1. Penjelasan status komponen (Default, Hover, Focus, Active, Disabled, Loading, Empty State).
2. Spesifikasi Spacing (Padding & Margin) berdasarkan sistem grid kelipatan 8px.
3. Penjelasan animasi transisi interaksi (durasi, easing, jenis transisi) saat modal dialog muncul.
4. Kebutuhan asset gambar (format ekspor SVG/WebP).

Siap Aktifkan Claude Pro?

Pesan sekarang via WhatsApp. Aktivasi resmi via Send Gift, beres dalam 5 menit, tanpa kartu kredit.

Pesan via WhatsApp

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah Claude Pro bisa membaca mockup kawat (wireframe) coretan tangan saya?
Bisa banget! Anda bisa memotret wireframe kasar yang Anda gambar di kertas, mengunggah fotonya ke Claude Pro, dan Claude akan menganalisis kelayakan kegunaannya serta merekomendasikan tata letak arsitektur informasi terbaik.
Bagaimana cara menyalin kode sitemap atau sitemap XML dari Claude?
Claude dapat menampilkan bagan menu sitemap dalam bentuk diagram hierarki teks terstruktur yang rapi atau kode grafis Mermaid.js yang siap disalin ke tool Figma/Miro.
Apakah Claude bisa membantu penulisan microcopy multibahasa?
Ya. Claude Pro memiliki keunggulan menerjemahkan konteks budaya bahasa (lokalisasi) yang sangat natural, baik untuk Bahasa Indonesia formal, kasual, maupun Bahasa Inggris profesional.
Bagikan: